My Ubuntu Cheatsheet


Ini berisi beberapa hal yang sering saya lupa tapi sering dipake terutama untuk konfigurasi awal. Kalau ada tambahan yang baru bakal ditambah terus.

Show Desktop

Ctrl + Alt + D

Membuat Desktop Shortcut for Application

gnome-desktop-item-edit --create-new ~/Desktop

Keep default environment setting:

sudo visudo -> Defaults    env_keep=”http_proxy ftp_proxy https_proxy”

Konfigurasi proxy vim:

setting di fileteks ~/.subversion/servers

Konfigurasi proxy git:

git config --global http.proxy http://proxyuser:proxypwd@proxy.server.com:8080

Konfigurasi proxy apt:

apt-get = /etc/apt/apt.conf -> Acquire::(http | ftp | https)::proxy = “proxy”;

Import large file SQL:

http://daipratt.co.uk/importing-large-files-into-mysql-with-phpmyadmin/

Remove outdated RSA:

ssh-keygen -R hostname

Mount drive:

sudo mount /etc/sda# /target/folder

Symbolic Link:

ln -s /full/path/target/to/link /full/path/result/link

Adding Application to Dash/Launcher:

http://askubuntu.com/questions/144488/add-icons-to-dash-menu-from-programs

Enable/Disable service autostart

sudo update-rc.d tomcat (disable|enable)

Restart Network

sudo ifdown eth0 && sudo ifup etho0

 

Iklan

User Privilage for Server


Ini mungkin artikel yang hanya untuk mengingatkan saya, atau memudahkan saya untuk mencari cara mengatur hak akses di sebuah server.

Yang penting diingat, jangan melakukan chmod 777 saat terjadi error karena privilages php yang tidak bisa melakukan write ke file. Instead of ngebuat accessnya jadi 777, mending ngasi akses ke user yang ngejalanin aplikasi yang bersangkutan. Contohnya misalnya kalau webserver apache, kasi akses ke folder tempat si apachenya bekerja, mungkin bisa dengan chown ke user tersebut.

Baca lebih lanjut