Kesan Pesan dan Kritik Mahasiswa ITB


Setelah melalui prosesi acara wisuda, baik syukuran maupun sidang terbuka, beberapa kali diadakan penyampaian kesan dan pesan oleh mahasiswa ITB. Kesan dan pesan ini tidak terbatas hanya berupa sanjungan, tapi juga dapat berupa kritik. Kritik ini bahkan dibacakan di depan umum dan orang tua mahasiswa.

Beberapa hal yang berkesan (dengan artian saya masih ingat) adalah sebagai berikut:

  • Cepatlah lulus, Indonesia sekarang bukan butuh aktivis, tapi engineer dan ilmuwan!
  • Mengangkat harkat dan martabat keluarga hanya dapat dilakukan melalui pendidikan (ia berasal dari keluarga kurang mampu)
  • Ingin mencari pasangan anak sipil, biar dapat membangun fondasi rumah tangga
  • Dosen banyak yang tidak penuh mengajarnya. // Sepertinya karena banyak proyek
  • Sangat-sangat banyak yang melakukan sesuatu karena orang tua.
  • Menunggu dosen berjam-jam hanya untuk bimbingan 10-15 menit
  • Teknik belajar 5S. 5 slide baru balas WA, Line, fb, etc.
  • Dan lainnya

Sebelumnya saya tidak pernah menghadiri acara wisuda, dan itu mungkin hal yang seharusnya saya sesali, tapi itu sudah berlalu sehingga tidak perlu disesali. Teman-teman yang masih di tingkat awal, hadirilah acara wisuda, baik sebagai protokoler, KPA, PSM, fotografer, atau perangkat lainnya. Yang penting saksikan acara wisuda, dan dengarkan baik-baik serta ikuti acaranya dengan penuh perhatian, karena itu akan mengubah hidupmu.

Iklan

We are the winner! Or not?


Saatnya rakyat Indonesia berpesta! Karena rakyat Indonesia berhasil memperoleh kemenangannya pada pesta demokrasi ini! Bukan karena A atau B menang, tapi karena lebih dari 75% rakyat berpartisipasi dalam pemilu, sebuah rekor yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Sayang, pada akhirnya akan sulit pesta ini selesai dengan damai. Berbeda dengan pemilu Jakarta, dimana Fauzi Bowo (Foke) dengan damai mengakui kekelahan, saat ini kedua kelompok calon pemimpin Indonesia malah mengaku menang. Bahkan Quick Count pun memiliki hasil yang berbeda-beda.

Alhasil, pada saat KPU mengumumkan hasil, yang kalah akan berteriak kecurangan karena perhitungan yang ia miliki menyatakan ia menang.

Semoga Indonesia diberikan yang terbaik.

Pemilu, Pemecah Bangsa – Sang Pembuat Pilu


Pilu, saat mulai menetapkan pilihan, dan mulai mengungkapkan pendapat, semuanya berubah.

Saya tahu, mungkin pilihan saya tidak sempurna. Tapi kenapa kalian menuhankan pilihan kalian? Pilihan saya cacat. Pilihanmu juga cacat. Tidak ada manusia yang sempurna, teman. Tidakkah kau menyadari dirimu menyakiti teman yang telah bersamamu bertahun-tahun dengan tidak menghargai pilihannya?

Apakah itu yang dinamakan Bhinneka Tunggal Ika? Sudah lupakah dengan doktrinasi SD, berbeda-beda tetapi tetap satu? Ataukah sebenarnya hanya berbeda-beda tetapi cuma satu?

Ya, mungkin sebagian perbedaan tidak pantas diterima. Tetapi kenapa kalian melemparkannya ke orang yang tidak bersalah? Kenapa kalian melampiaskannya ke sahabat kalian, yang telah kalian kenal sekian lama? Pemilu lah yang membuat kalian lupa dengan ikatan tali silaturahmi.

Wahai saudara sebangsa dan setanah air, ingatlah kalian hidup di atas bumi pertiwi. Dengan penuh ragam suku budaya, adat istiadat dan etika. Media sosial, membuat jarak menghilang, sehingga kalian tidak sadar sentilan sederhana dapat menyinggung perasaan saudara kalian di pulau seberang.

Bukan, aku bukan mengeluh karena dari suatu pihak. Kedua pihak mengalami hal yang sama. Kalian mendukung A, tapi berada di daerah B? Semua terasa sedang menjelekkan A. Kalian mendukung B, tapi berada di daerah A? Semua terasa sedang menjelekkan B. Aku berada di keduanya, sehingga merasakan keduanya.

Sungguh menyedihkan. Mungkin karena itulah namanya pemilu. Pilu dengan imbuhan pe-, Pembuat Pilu.

Sebuah Artikel Kompasiana yang Menghilang


Jadi ceritanya siang ini dapat share artikel dari Facebook. Saya nge-share lagi artikel tersebut, tapi ternyata 1 jam kemudian ternyata artikel tersebut sudah menghilang. Kebetulan tab artikel tersebut belum saya close, sehingga saya bisa save dan bisa didownload di link ini.

Untuk yang malas ngedownloadnya, berikut saya copy-paste tulisannya. Kalau dilihat dari waktu rilisnya, sudah cukup lama sih, tanggal 18 May 2011 | 23:35, sehingga agak lucu kalau dihapus oleh pihak yang berwenang dengan sengaja. Mungkin dihapus oleh sistem secara otomatis. Entahlah~

Perlu diingat, ini BUKAN tulisan saya, saya hanya mengopy artikel yang saya baca, dan karena sumbernya sudah dihapus, well, let’s just say it’s a random page.

————————————————————————————————————–

Baca lebih lanjut

Tips Menghadapi Olimpiade Sains Provinsi Bidang Informatika (via Males Koding)


Ini ada tips menghadapi Olimpiade Sains Provinsi Bidang Informatika dari blognya bang Petra

Berikut adalah tips-tips dari Brian Marshal (Bronze Medalist IOI 2007) dalam menghadapi Olimpiade Sains Provinsi. Tips-tips ini dikutip (dan dikemas ulang) dari twitter beliau (@microbrainx) Coba cari dan kerjakan soal OSK dan OSP yang sudah pernah dikeluarkan sebelumnya. Banyak soal model soal yang mirip dan serupa. Soal-soal secara garis besar dibagi ke dalam 3 kelompok: Analitika, Aritmatika, dan Algoritmika. Kenali kemampuan diri sendiri dala … Read More

via Males Koding

Workshop Nokia Developer: Day 3


Workshop Nokia


Live from the place:

Okay, sekarang lagi day 3. Jadi hari ini para peserta akan “berlomba” untuk

mendapatkan salah satu dari 3 HP, Nokia X5, Nokia N8, dan Nokia X3. Sekarang waktu udah habis, dan penutupan akan dimulai.

Saat ini sedang ada Naren yang sedang mengobrol didepan, menjelaskan tentang bagaimana perkembangan developer di Indonesia. Salah satu ada membuat aplikasi ga sengaja mendapatkan 80.000 download dalam 4 minggu. Aplikasi yang dibuatnya adalah jadwal sholat. Dan ada juga yang sudah 114.000 download, aplikasi game dari Agate Studio.

Banyak ya? Dan ternyata ada yang lebih banyak! 10.000.000 downloads! Apa yang dia bikin? Themes! Dan termasuk top 5 most download in world! Salah satunya themes batik Indonesia. Bagaimana batik, sebagai budaya kita? Bisa menjadi something? Code namenya Ramadhan Bach. Dia baru memasukkan content di akhir Januari, dan, 1 bulan yang lalu total downloadnya 9.581.041 downloads.

Dari mana dia dapat duit? dia baru memasukkan content premium awal april. Dan content yang premium hanya 3 buah, yaitu 10% dari semua themes yang dibuatnya. Totalnya 5.490 sales. In Euros. Sebulan 50.000.000!! Wow.

Saat ini sedang ditampilkan game-game yang pernah ikut dalam mobile war development. Termasuk yang Bhinneka Tunggal Ika nya Dongskar Pedongi. Dan kemudian ada data AdMob market. Katanya Indonesia pemakai terbesar ke 3 di dunia.

Siapa yang masih membeli CD Music? Gak ada kan ya? Tapi tau lagu samson, kenangan terindah? Itu  merupakan lagu yang fenomenal, karena masih banyak yang subscribe RBT nya, dan udah mendapatkan penghasilan 11 Triliun. Ternyata konten digital menghasilkan banyak penghasilan.

Wow banyak yang disampaikan oleh Narendra hingga saya ga bisa sambilan mengetik.

Narendra berbicara

“Pasar digital Indonesia ya untuk Indonesia lah, jangan sampai dari luar, seperti GameLoft, yang ngambil. Kita ga akan kemana-mana, kalau kita hanya jadi tukang jahit, kita harus mulai berpikir untuk menghasilkan product.”

“Algoritmanya simple, anda developers, punya value. Anda cari opportunity, dan jembatani dengan teknologi. Bukan berdasarkan teknologi baru kemudian membuat sesuatu. ” – Narendra

Demikian perbincangan sebentar bersama Narendra. Wow, it’s inspiring.

Selanjutnya adalah presentasi hasil Workshop Day 3 dari peserta Workshop.

Ansel:
Cerita wayang,  biasanya kan wayang hanya orange, putih, hitam, jadi warnanya sengaja menyesuaikan dengan itu. Dasar gamenya itu game Pong, jadi hanya game biasa. Game Pong kan mudah dimainkan, dan Baratayudha itu juga pertarungan.

Highscore nya instead disimpan sebagai text, foto kita juga disimpan sebagai highscore.

Presentasi Ansel


Nikolaus Indra:
Kabayan and his Magic Basket. Jadi ceritanya Kabayan ingin mengambil air. Dan magic basketnya kemudian akan menampung air hujan dan kita akan mengendalikan magic basketnya tersebut. Kita juga harus menghindari petirnya.

Presentasi Indra


Aryo:
Gamenya ditujukan dengan tujuan mempermudah belajar untuk anak-anak. Jadi bermain sambil belajar. Gamenya seperti hangman, tapi huruf dipilih sambil bermain. Game Hit The Bird berubah menjadi Bird Hit the Letter. Jadi hurufnya bakal terpilih berdasarkan yang tertembak.

Presentasi Aryo

*yang maju imba-imba semua jadi males maju

Ecky:
Kita kenal Batman, Superman, dan hero-hero luar negeri lain. Jadi sekarang ingin membawa hero dari Indonesia, yaitu Gundala. Game yang dibuat adalah game dengan Free Running. Ow ow saya terpana melihat gamenya. Hampir saja kelewatan. Gamenya menarik, dan saya ga tau gimana cara membuatnya. Haha.

Presentasi Ecky


*masih yang imba

Khairul Fahmi
Ini gamenya seperti game ular tangga, dengan latar belakang suasana Indonesia. Grafiknya bagus, tapi masih belum ada dadu. Jadi dengan ngeklik dia bakal maju. Kalau di ular tangga kan ada ular sama tangga, disini pake pesawat. Jadi kalau sampai ke pesawat, dia bakal pergi ke tujuannya.

Presentasi Fahmi

Septu Jamasoka
Gamenya adalah money collector, jadi ada meriam yang bakal menangkap koin yang bakal ditembak oleh meriam. Meriam akan menembakkan koin secara melengkung mengikuti kurva.

*sory sedikit, seharusnya sesudah ini saya yang maju jadi ga fokus. isinya presentasi saya? rahasia 😛

Maulana Abdullah
Jadi gamenya TMII, bakal ada orang yang bergerak dipulau tertentu, dan akan muncul item yang bersifat kedaerahan. Jika kemudian item tersebut diambil tapi tidak sesuai dengan budaya di daerah tersebut, maka score akan berkurang. Jika sesuai, akan bertambah.

Novan Parmonangan S
Novan mengembangkan aplikasi game yang kemaren dibuat. Tapi ada roket, dan ada life. Terkadang burungnya juga menjatuhkan sesuatu, seperti rocket atau life.

Afif
Rencananya adalah untuk membuat game yang bertema rumah makan. Berdasarkan penjelasan yang diberikannya, mungkin anda akan teringat dengan game diner dash. Implementasinya kayaknya udah jadi 80% kalau menurut saya. Keren juga.

Bharata Kalbu Aji
Gamenya membuat candi. Cara membuat candinya dengan menekan beberapa tombol menyesuaikan dengan gambar. Mirip seperti tap-tap.

Hartono Sulaiman
Game “Dimanakah Ini”. Jadi bakal ada gambar yang menunjukkan hint mengenai daerah yang dimaksud. Bisa potongan gambar monas, atau sejenisnya. Saat ini masih tentang ITB saja gambarnya.

Rendy Bambang Junior
Gamenya bertema kaleci. Kalo orang Sunda taulah ya, yaitu seperti game kelereng. Jadi Ada lingkaran di tanah dan kelereng bakal ditembakkan ke situ.

Khairul Annas
Game menebak warna. Gampang? TIDAK. :)) sepertinya seru. *lupa moto 😦

*ga dengar namanya (ada yang tau?)
Save The Animal. Jadi gamenya akan berusaha menyelamatkan hewan-hewan langka di Indonesia. Kita akan memilih pulau yang akan diselamatkan tanamannya.

Muhammad Fahreza
Aplikasi untuk menghitung sebuah segi-N beraturan. Jadi akan diberikan jumlah segi sebuah segi-N, dan panjang sisinya. Maka akan diberikan luasnya, keliling, jari-jari segi-n, dan sudut jari-jari segitiga.

Nugraha Siburian
Pengembangan game yang sebelumnya.

Prama Pradnyana
Game menangkap telur yang jatuh.

Rezan
Seperti game Tic Tac Toe. Tapi, batunya hanya 3, dan batu yang telah dipakai bisa digunakan kembali 🙂

Okay. Presentasi  peserta workshop selesai. Sekarang ada Mas Firstman yang ngomong.

Saya sebagai pemain, menyukai 2 game, yaitu mario bros, dan angry bird. Kenapa saya suka? Karena menimbulkan rasa penasaran. Artinya apa? Kembangkan game kalian sehingga saat udah selesai, pemain masih penasaran dan ingin bermain lagi. Contohnya angry-bird. Jadi bikin orang penasaran.

Usulan untuk:
Game Pong: Kalau menang, tambahin bom-bom yang nambahin kekuatan.
Candi: Bagus, buat orang penasaran
Masakan: Bisa ngebuat orang kekenyangan trus dapat sesuatu.

Yang kedua adalah target pasar. Siapa yang akan pake aplikasi saya? Siapa yang akan pake game saya? Kalau hanya untuk membantu, it’s okay.

Ada beberapa contoh game yang sederhana, tapi sangat disukai oleh anak saya. Ada 10 gambar di game ini, jadi ketika gambar itu diklik, maka akan dikeluarkan suaranya itu. Contoh ada gambar ayam, maka akan mengeluarkan suara ayam. Jadi artinya apa? Game sederhana, belum tentu tidak laku.

Trus Mas Naren kemudian menampilkan excel yang melihatkan penilaian yang akan digunakan untuk perhitungan. Jadi ada Estetika & Kegunaan, Performance, dan Kreativitas yang dinilai. Wow. Gimana nih. Deg deg.

Berikut pengumuman pemenangnya:

1. Anselmus : nilai 71
2. Ecky Putriadi : nilai 70
3. Muhammad Maulana: nilai 69

Sementara nilai saya sendiri 57, dan Novan 58 😀
Wau ternyata Afif nilainya 68 gan. Sayang sekali ya. Trus Bharata skornya 66. Wuih.

Sehabis ini, kami kemudian foto bersama (belum ditag nih fotonya) dan dapat makan malam KFC. 😀

Overall, workshop pertama yang pernah saya ikuti ini benar-benar memuaskan. Dapat ilmu, dapat makan, dapat kaos, dan ada yang dapat HP. Wow banget lah. Kalau ada workshop-workshop ginian lagi harus ikut 😀 kali-kali aja dapat HP juga 😉

Indonesia dan Anak Bangsa


Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki potensi sumber daya yang besar. Sangat besar malah. Tidak percaya? Coba ketikkan “Indonesia penghasil” (tanpa kutip) di mesin pencari google, atau klik link ini. Kalau kalian belum pernah mencoba, mungkin kalian akan terkejut, karena saya sendiri cukup terkejut saat melihatnya.

Baca lebih lanjut