Application Compability


Pernah buka web pake chrome hasilnya keren tapi pake firefox webnya berantakan? Atau pake IE? Atau dapat pesan “maaf, anda menggunakan IE jadi tidak bisa membuka situs ini”?

Tidak gampang lho ngebuat aplikasi yang bisa berjalan di berbagai platform, yang berbeda spesifikasi, baik dari segi processor, ram, vga, ukuran layar, dan lain sebagainya. Web juga begitu, tapi jauh lebih gampang dibandingkan mobile application. Coba lihat artikel ini: Developing for Android Looks Like.

Haha. Luar biasa lah start up yang aplikasinya bisa jalan di banyak device.

Now that’s a mobile phone, bentuk fisiknya macam2, tapi mungkin dalemnya masih sama. Sekarang coba naik ke atas sedikit, PC. Bentuknya sama sih, kotak, ada tombol power, ada tempat colok USB dan ada tempat masukin CD. Tapi dalamnya beda-beda, mulai dari processor, ram, vga, harddisk, dvd, cd, dan berbagai macam benda lainnya. But, semua aplikasi diatas Windows bisa berjalan dengan benar tanpa perbedaan selain secara speed dsb.

I underestimate them. :))

This comment from above link felt so great:

This is why I tell people we (Microsoft) don’t get enough credit for our compatibility work with Windows. Can you imagine what it would be like developing software for the PC if your OS maker couldn’t guarantee you a set of APIs and behaviors that you could write to once and know would work everywhere? There are literally millions of unique configs out there you’d have to decide how to test against. There are corner case problems even with Windows of course, but for the most part this post is exactly why Windows is such a massive project. The work is to avoid exactly this.

This also makes Linux is a great product as well. But apple is not. With their own limited set of hardwares apple can perform outstanding. But Windows & *nix are doing really hardest work in OS.

That’s why Apple is a great product, because they focus on performance, not compability.

Cara Melihat JavaDoc Android offline dari Eclipse


Saya tidak begitu tahu apakah defaultnya ini tidak tersetting. Tapi untuk kasus saya, agar bisa melihat JavaDoc android (yang muncul sebagai salah satu view dari Java perspective, atau saat menekan Ctrl+Space) tidak bisa jika tidak online sebelum melakukan setting ini.

Saya asumsikan anda telah memiliki dokumentasi Android, biasanya jika di windows terinstall di path C:/android-sdk-windows/docs/. Setelah itu, buat sebuah project android yang baru, atau anda dapat menggunakan project yang anda miliki. Lalu klik kanan di android jar file yang ada di project anda, seperti gambar dibawah ini.

File Jar android

Klik kanan, dan pilih properties. Pilih tab Javadoc Location, dan masukkan path <%android-sdk-installation%>/docs/reference. Karena saya menginstall di C:/android-sdk-windows/, maka yang dimasukkan adalah C:/android-sdk-windows/docs/reference.  Lihat gambar.

Path Javadoc

Dengan langkah di atas, seharusnya sudah bisa menggunakan dokumentasi android secara offline. seperti contoh gambar di bawah:

Contoh menggunakan Javadoc android di Eclipse

Memulai Android Development, dengan koneksi internet ITB (proxy-ed)


Sebenarnya artikel ini bertujuan untuk melengkapi artikel yang sudah dibuat oleh teman saya, di sini. Tapi di artikel teman saya tidak bisa diterapkan di internet ITB yang memiliki proxy. Saya mencoba menambahkan beberapa langkah agar bisa diinstall melalui internet ITB.

Setelah anda “menginstall” eclipse, setting proxynya. Pilih menu Windows > Preferences. Pilih active provider nya manual, dan edit schema HTTP dan HTTPS nya, dengan host cache.itb.ac.id, port 8080. OK.

Pengaturan proxy di eclipse

Download zip file ADT Plugin for Eclipse di http://developer.android.com/sdk/eclipse-adt.html, di bagian Troubleshoting.

Bagian yang menyediakan download ADT. Download saja versi terbaru

OK, sekarang jalankan Eclipse bila anda belum menjalankannya. Pilih menu Help > Install New Software… Akan muncul jendela seperti berikut

Klik tombol Add, pilih Archive di window baru yang muncul, dan pilih file ADT yang telah anda download tadi. Maka instalasi ADT akan berjalan dengan lancar. Selanjutnya kita akan menginstall SDKnya.

Untuk mendownload Android SDK, langsung saja pergi ke download site nya :
Untuk Windows :
Download .exe yang recommended saja. Setelah di download, eksekusi .exe nya. Ketika program meminta posisi hasil instalasi nantinya, letakkan di tempat yang mudah diingat (karena tempat ini akan kita gunakan lagi). Setelah program selesai menginstall, jalankanSDK Manager ketika diminta.Untuk Mac OS dan Linux :
Download file kompresi yang disediakan. Ekstrak di tempat yang mudah diingat (karena tempat ini akan digunakan lagi). Masuk ke direktori Android, lalu jalankan SDK Manager.

Setelah anda menjalankan SDK Manager, akan ada loading yang tidak akan selesai. Cancel saja. Jika tidak bisa dan dia masih tetap berusaha loading, acuhkan dan buka pilihan setting, dan isi proxy. Lalu keluar dari SDK.

Abaikan dan isi proxy setting

Kembali ke Eclipse, buka lagi window preference, bagian android, dan isi SDK location dengan tempat anda menginstall SDK, atau posisi installer SDK.
tekan OK, abaikan semua peringatan jika ada, dan restart Eclipse. Setelah itu, pilih menu Window > Android SDK and AVD Manager. Seharusnya sekarang sudah bisa terkoneksi dengan internet, dan anda bisa melanjutkan proses instalasi di sini.