Pemilu 9 Juli 2014


Saat ini saya domisili di Bandung, walaupun kependudukan Pekanbaru, namun telah memiliki A5 yang di-cap, sehingga siap untuk memilih di TPS 9 Juli nanti.

Tapi sebenarnya masih ada masalah yang lebih penting dari itu. Ingin memilih siapa? Sampai detik ini, saya masih belum dapat dengan pasti menentukan pilihan antara A (no urut 1) dan B (no urut 2). Sekarang lagi berusaha untuk menentukan pilihan dengan menulis, kali-kali saja menjadi lebih terstruktur sehingga dapat mengambil keputusan.

Mari bahas dengan perangkat standar, yaitu SWOT (Strength – Weakness – Opportunity – Threat).

Mungkin ada yang belum saya tuliskan,  silahkan komentari dan akan saya tambahkan jika menurut saya tepat, dan bukan black campaign.

Dari SWOT ini, kesimpulan yang saya dapat adalah secara pribadi, A lebih kuat daripada B, tetapi kesempatan yang ditawarkan oleh B lebih menarik dibanding A. Belum lagi ancaman yang mungkin terjadi untuk A. Untuk yang islami sepertinya pilihan sudah bulat jatuh ke A, tidak peduli dengan orba dan HAM, yang penting agama terjamin kemurniannya.

A sendiri, seperti yang telah saya ungkapkan, pribadinya lebih kuat, cocok untuk posisi pemimpin. Tapi koalisi besar sendiri menjadi sebuah ancaman. Perlu diingat, bahwa SBY merupakan militer dan lulusan akmil terbaik, lebih kurang sama seperti A. Bahkan, Demokrat berhasil meraup suara lebih dari 20% sehingga dapat bebas koalisi. Namun tetap saja, banyak keputusan yang cari aman, yang menurut pribadi saya karena janji politik.

Entah karena akhir-akhir ini terlalu banyak yang mendukung A, sehingga saya jadi condong ke B. Ditambah lagi, saya sejak dulu benci yang namanya partai, karena pasti jatuh dengan kepentingan partai, bukan kepentingan negara.

Jika ada pembaca yang ingin berdiskusi, silahkan komentari.

4 thoughts on “Pemilu 9 Juli 2014

  1. Dhin, ini beberapa alasan gua pilih jokowi:

    1. Kerja, mau tegas, wibawa, janji dewa, visioner, ataupun dibacking semua partai, tapi gak kerja, sama aja. Jokowi udah kasih bukti rekam jejak dia selama jadi walikota dan Gubernur. Skala mikro? Buat gua udah cukup bukti kalau dia kerja buat rakyat.

    2. Yang dukung Jokowi adalah orang-orang profesional dan kompeten. Gua gak mau mentri-mentri yang kepilih nanti komposisinya sama kayak sekarang. Gua gak mau menteri kominfo kayak Tifatul Sembiring, menteri pendidikan M. Nuh, menteri pemuda dan olahraga Roy Suryo dan masih banyak lagi. Sedangkan, dengan koalisi non transaksional, menteri-mentri akan dipilih sesuai profesionalisme dan kompetensi. Ituyang buat paling penting.

    Buat gua, 2 alasan ini udah cukup. Gua bukan orang yang terlena dengan bagusnya visi misi. Kalau ditanya visi misi jokowi pun gua gak pernah baca karena gua nilai orang dari yang sudah dia kerjakan sebelumnya. Semoga pilihanlu mencerminkan harapan lu, Din.😀

  2. Saat gak tau pilih yang mana, mending pilih yang bener2 kamu tahu visi misi janji dan program kerjanya, jadi at least kalau dia kepilih, bisa nagih janji…

    Dan aku gak tau kalau yang pilih A ternyata banyak ==a, timeline fb aku isinya orang yang dukung B semua ==a…

    Menurut aku B lebih aman… Threatnya gak sebegitu besar dari A… Tapi A kalau berhasil, rewardnya harusnya lebih gede…

    Dan sebagai seorang pemimpin… Menurut aku berpikir secara abstrak dan visioner itu penting…
    Tapi kayaknya sekarang masyarakat lebih suka sesuatu yang konkrit dan instant kerasa… Suka instant gratification…

    Kalau masih bingung juga seh… Coba aja berpikir lebih egois dikit… Mana presiden yang kasih greater reward ke saya…

  3. Maunya sich jokowi
    (walaupun ada beberapa misinya agak susah untuk dilaksanakan)
    kenapa?
    1. karena jokowi itu kayak guru
    dia mengajarkan caranya (mendidik) bukan hanya sekedar memberi
    kalau prabowo lebih ke memberi
    prabowo memberi sawah, memberi pupuk, dia memberi kenaikan gaji, dst
    kalau jokowi lebih bagaimana dia menyediakan agar rakyat kecil untuk berkembang
    dia mengajarkan mereka cara menjual, membuat pasar untuk mereka
    jadi kalau disuruh milih dikasih makan atau diajarin cara mencari makan maka aq memilih belajar mencari makan
    2. jika ditanya rekam jejak maka saya setuju dengan adian
    bahwa militer >< sipil, dan aq liat dari sejarah memang begitu
    dan jujur aq bukan orang jakarta
    aq mungkin baru 6 kali-an ke jakarta
    tetapi yang kurasakan (karena tidak ada kendaraan pribadi)
    jakarta sudah beda dengan yang dulu
    dan menurut gw ini adalah salah satu karya jokowi
    3. beberapa pendukungnya yang aq suka adalah anies dan adian
    (aq suka pola pikir mereka)
    walaupun ada juga/banyak yang tidak kusuka seperti mantan presiden kita
    sedangkan untuk prabowo jauh lebih banyak yang tidak kusuka
    4. kebanyakan teman2 yang mendukung dia adalah orang2 yang bebas, dan aq akui itu
    termasuk beberapa tokoh yang kukenal seperti pak Budi R., pak Onno W.
    mereka adalah orang yang bebas
    5. gw salut dengan sebagian pendukung jokowi yang bener2 sukarelawan
    (ada beberapa temen gw)
    dan juga entah knp tp hampir semua kenalan/saudara gw yang dari jatim, jateng, bali, kalimantan lebih memilih jokowi daripada prabowo. Dan yang memilih prabowo kebanyakan dari bandung dan jabodetabek

    Sebenernya aq sampai sekarang masih lebih ke netral dan masih berusaha berpikir dari sudut pandang pendukung prabowo
    tetapi tetap saja pilihan jatuh ke jokowi

    Terima kasih

  4. Jujur aja, awalnya niat golput, tapi begitu di-SWOT-kan gini jadi tau mana yang perlu dipilih. Makasih yak😀

    (dan honestly, kalo ngeliat threat dan opportunity-nya, gw heran ada yang dukung pihak *piiip* ._.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s