A Poem of Coder – lebay version


Ini ada sebuah poem yang dibuat dalam 30 menit saat Cisitu lagi mati lampu dan perut dalam keadaan sakit. Tujuannya sebagai sebuah talent yang akan ditampilkan di “Talent Show” untuk calon asisten programming. Menceritakan kisah seorang coder (yang dilebay-lebaykan). Kenapa coder? Karena hidup saya akhir-akhir ini tidak lepas dengan code dan tidak bisa mencari inspirasi dari lain hal. Maaf~

nb: “//” artinya komentar

—-

Aku aku

Aku
Bermain dengan papan ketik // ngetik keyboard ceritanya
Mengusik masalah yang pelik // ya itu, ada tubes

Aku
Berdansa dengan tetikus // mainin mouse nih
Mendambakan saat yang mangkus // gimana ya supaya efisien?

Aku
Serangga musuh terbesarku // wah nemu bug nih
Kecil, mungil, mengikis waktuku // wew 1 jam habis gara-gara lupa i++

Aku
Dikejar irrasionalnya waktu // aaaa deadlineeeee
Tidak melar, ya, seperti batu // kak mundurin dong mundurin

Aku
Menderita dalam gelap // aaaa mati lampu
Tiada bisa terlelap // aaaa tubes belum beres aaaa

Aku
Punya dunia kedua // aku dan laptop
Tiada yang bisa mendua // kami saling memiliki :p

Aku
Didengar oleh dunia // iya dong, ceritanya lagi ngetik keyword di google
1 kata, ribuan yang iya // 1 kata aja bisa ratusan ribu nih balesannya

Aku
Aku. Ya, aku.
Aku aku. // peduli amat kata orang, aing mah kumaha aing

😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s