TOKI Spotlight: Angelina Veni


Bintang tamu kali ini adalah Angelina Veni. Seorang mahasiswi Stanford yang berasal dari Indonesia, dan summer ini akan intern di Facebook. Dokumentasi hasil wawancaranya dapat dilihat di Spotlight Session March.

Beberapa hal yang menarik menurut saya akan saya copy-paste kesini, untuk yang malas ngebuka dan memfilter mana yang penting dan tidak, yang cetak miring adalah komentar saya.

Q: Bisa dimulai dengan memberikan trik-trik berlatih untuk pemula di kompetisi pemrograman?🙂
A: repetition. kalo belom ngerti suatu algo, coba cari source code jadi terus ulangin terus, lama2 bakal beneran ngerti🙂. & solve as many problems as possible.
*latihan-latihan-latihan :p

Q: bagaimana caranya memanfaatkan waktu sebaik mungkin sehingga pak suryana/bu inge gembira di IOI?😀
A: nggak maksain koding, karena malah bikin ga produktif. koding waktu lagi pengen koding aja🙂 hemat waktu kan😛
*”do what you love”, not “loving what you do” haha

Q:what do you do to keep survive in stanford? :p
A:well, belajar🙂
*Simple, dan jelas. Kalau ga bisa, ya belajar. hmm…

Q: ada pesan buat perempuan2 Indonesia yang berada di ruang lingkup keprofesian yang sama?
A: awalnya mungkin susah, tapi kalo udah ngelewatin fase awal “belajar”nya, gender itu memudahkan banyak jalan lho🙂 Karena sedikit, competent female coders dicari mana2 karena company pgn ‘ngeratain’ percentage men-womennya semaksimal mgkn. Jadi cewek2 yang level kompetensinya sama kayak, atau bahkan lebih cowok bakal lebih diprefer, mostly. Waktu pertama2 sih ga nyadar kalo underrepresented. setelah tau (ada senior yang discourage CS karena gender) jadi malah makin semangat to prove him wrong. + to do what hasn’t been done kan challenge tersendiri, yang menarik🙂
*jangan mentang-mentang cewe trus ga ngoding😛 Trus cara mikirnya itu lho, bukannya nurut, tapi malah makin semangat untuk nunjukin kalo dia bisa, ga kaya kebanyakan orang…. -.-

Q: apa yang menarik dari internship di fesbuk? knp gak di yang lain? knp harus fesbuk?
A: company culture di facebook menarik dan memungkinkan kita do a lot in internship krn dianggp kayak full-time workers. + di akhir masa 3 bulan bisa ngomong ke temen + tunjuk laptop + bilang “itu gw yg bikin tuh”🙂

Q: apa bedanya ikutan TOKI sama gak ikutan TOKI?
A: bantu banget buat job interviews. mostly levelnya TC Div 1 easy, mesti koding kertas/papan tulis, dan gara2 TOKI udah biasa:) jam terbang kodingnya udah tinggi, lebih bug-tolerant + ga cepet keki, udha biasa mikir corner cases.

Q: Terakhir, bisa kasih tips-tips bagi siswa-siswi SMA yang ikut spotlight
A: do what you love, jangan karena pengen IOI doang atau pengen masuk univ bagus doang. belajar dari kekalahan. kl kalah kt bilang “gapapa, buat pengalaman” – tapi pengalaman itu harus ada efeknya. kata Bu Inge, “keledai jatoh ke lubang lebih dari sekali. kalian kan bukan keledai, tapi siswa/i terbaik Indonesia.”🙂
*keledai aja ga jatuh kelubang 2 kali.

Semoga bisa jadi pelajaran untuk kita semua😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s